Berita

Generasi Milenial Masuk Pemerintahan

  • 23-11-2019
  • gemuhblanten
  • 694

gemuhblanten.desa.id (23/11) Kaum milenial sekarang ini sangat diperhitungkan keberadaannya, karena menjadi sangat powerful dari sisi ekonomi dan bisnis maupun politik. Kaum milenial usia 22 sampai 37 tahun pada pilpres 2019 lalu jumlahnya sangat banyak yaitu lebih dari 80 juta suara atau 50 % pemilih di seluruh Indonesia. Kekuatan kaum milenial di era digital lebih menonjol karena umumnya mempunyai akun dan rajin berselancar di dunia maya. Mampu membangun komunitas hanya dengan gadget, bahkan ada yang menjadi kaya raya dengan singkat lewat usaha start up.

Tak bisa dipungkiri masuknya kaum milenial ke dalam pemerintahan adalah investasi politik Indonesia 10-20 tahun ke depan. Generasi milenial tersebut akan menjadi pemimpin masa depan negeri ini. Meskipun saat ini masih membutuhkan experience dan bimbingan dalam pengambilan keputusan yang strategis dan beresiko.

Sebut saja Nadiem Makarim, CEO Gojek yang menjadi Mendikbud sebenarnya kurang tepat karena bisnis start up yang digelutinya. Namun, Nadiem adalah sosok yang cukup mewakili kaum muda, orangnya yang low profile, murah senyum dan cerdas. Mempunyai kemampuan manajerial yang sangat kuat menjadi poin utama dapat memajukan dunia Pendidikan di Indonesia agar maju pesat seperti beliau memajukan bisnis Gojek dalam waktu singkat menjadi raksasa bisnis digital di Asia Tenggara.

Angela Tanoesoedibjo adalah sosok muda yang menjadi Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mendampingi Wishnutama. Bisa dibilang wamen termuda di usia 32 tahun, diberikan kepercayaan oleh Presiden Joko Widodo mengemban tugas memajukan pariwisata di Indonesia. Meskipun memulai karir dari bisnis keluarganya, pada 2014 Angela dibebani tugas sebagai Managing Direktur Global TV di usia 27 tahun kala itu. Di dunia politik, perempuan kelahiran Ottawa Jepang, 23 April 1987 ini menjabat wakil sekretaris jenderal dalam struktur pengurus partai Perindo.

CEO Ruang Guru Adamas Belva Syah Devara menjadi satu dari tujuh milenial yang ditunjuk Jokowi menjadi Staf Khusus Kepresidenan. Kepala negara menaruh harapan tinggi kepada Belva dan kawan-kawan untuk berkontribusi secara konkret di tengah perubahan dunia yang semakin cepat.

Belva-CEO Ruang Guru

Selain itu, masih banyak tokoh milenial yang sudah berkiprah di pemerintahan menjadi kepala daerah seperti Zumi Zola, Emil Dardak, dan lainnya. Hadirnya para milenial di pemerintahan menjadikan warna baru dalam menjalankan roda birokrasi di Indonesia. Diharapkan pemimpin milenial ini dapat memberikan dampak positif serta mampu membuat kebijakan yang konkret dan tepat sasaran sesuai perkembangan teknologi yang bergerak sangat cepat.

 

Share :